Page 67 - Laporan Akhir- Kajian Keterkaitan Geo Bio Budaya
P. 67
Hasil wawancara tercatat jenis mamalia terdaftar ke dalam Konservasi CITES antara
lain: 1). Tercatat 5 jenis mamalia terdaftar ke dalam CITES Appendix I : macan tutul
jawa (Panthera pardus melas), terenggiling (Manis javanica), careh bulan (Paguma
larvata), Owa jawa (Hylobates moloch), dan kukang (Nycticebus javanicus). 2).
Tercatat 5 jenis mamalia terdaftar ke dalam CITES Appendix II : surili (Presbytis
comata), lutung (Trachypithecus auratus), kucing hutan (Prionailurus bengalensis),
monyet ekor-panjang (Macaca fascicularis), dan tupai kekes (Tupaia javanica). 3).
Tercatat 5 jenis mamalia terdaftar ke dalam CITES Appendix III : Garangan
(Herpestes javanicus), sero (Amblonyx cinerea), musang luwak (Paradoxurus
hermaproditus), kijang muncak (Muntiacus muntjak), dan musang pandan
(Viverricula indica).
Hasil wawancara terdapat jenis mamalia yang terdaftar kedalam status konservasi
IUCN (International Union for Conservation of Nature), antara lain : 1). Tercatat 2 jenis
mamalia masuk kedalam kategori Critically Endangered (CR)/terancam kritis, yaitu
jenis Trenggiling (Manis javanica), dan kukang (Nycticebus javanicus). 2). Tercatat 3
jenis mamalia masuk kedalam kategori Endangered (EN) yaitu : surili (Presbytis
comata), Owa jawa (Hylobates moloch), dan macan tutul jawa (Panthera pardus
melas). 3). Tercatat 3 jenis mamalia masuk kedalam kategori Vulnerable (VU) yaitu
jenis sero (Amblonyx cinerea), lutung (Trachypithecus auratus), dan monyet ekor-
panjang (Macaca fascicularis).
Hasil wawancara tercatat 5 jenis mamalia endemik pulau jawa antara lain : surili
(Presbytis comata), macan tutul jawa (Panthera pardus melas), lutung
(Trachypithecus auratus), Owa jawa (Hylobates moloch), dan kukang (Nycticebus
javanicus). Ke-5 jenis mamalia tersbut keberadaannya harus dijaga karena
persebarannya terbatas, dan merupakan fauna identitas suatu wilayah.
C. Herpetofauna
Hasil wawancara herpetofauna di Hutan Tutupan Kasepuhan karang, Reptil antara
lain : ular sanca bodo (Python bivittatus), sanca manuk (python reticulatus), ular
pucuk (Ahaetulla prasina), ulang weling (Bungarus candidus), ular gibuk
(Calloselasma rhodostoma), ular kadut (Acrochordus sp.), ular sapi (Coelognathus
radiates) dan biyawak (Varanus salvator). Amphibia antara lain: Bangkong buduk
(Bufo melanostictus), bancet hejo (Occidozyga lima), kodok sawah (Fejervarya
cancrivora), dan bancet tegalan (Fejervarya limnocharis).
Berdasarkan hasil wawancara tercatat 2 jenis reptil terdaftar kedalam CITES
Appendix III, yaitu ular sanca bodo (Python bivittatus), sanca manuk (python
reticulatus), dan 1 diantaranya terdaftar kedalam Red list IUCN Kategori Vulnerable
(VU) yaitu ular sanca bodo (Python bivittatus).
Pesona Hutan Adat Meranti
Lokasi Pesona Hutan adat Meranti Kasepuhan Karang berada di Desa
Jagaraksa, Kecamatan Muncang kab. Lebak banteun. Penyusun komposisi flora
Pesona Hutan Adat Meranti adalah jenis meranti merah (Shorea leprosula) yang
keberadaannya langka di Pulau Jawa.
59