Page 122 - KAJIAN WARISAN GEOLOGI KABUPATEN LEBAK - 2019
P. 122
Berdasarkan hasil penilaian dengan metode Kubalikova, rata-rata nilai sains
sebesar 2,72, nilai pendidikan sebesar 2,66, nilai ekonomi 1,09, nilai konservasi
2,31 dan nilai tambahan 1,81.
Geosite dengan nilai sains tertinggi dengan nilai 4 yaitu site-site yang
menjadi rekaman kunci untuk cerita pembentukan Bayah Dome. Hal ini
dikarenakan proses pembentukan Bayah Dome merupakan suatu yang unik dan
sangat jarang ditemui. Site yang merupakan rekaman kunci pembentukan Bayah
Dome yaitu site yang berkaitan dengan terangkatnya delta purba (Tambang Batu
Asah, Pantai Cibobos, Pantai Karang Taraje, Batubara Payungan, dan Bukit
Sodong), zona mineralisasi (Cikotok dan vein Cirotan), zona depresi Citorek
(Gunung Luhur), Granodiorit dan metamorf Cihara. Hasil rata-rata ber nilai 2,72
dikarenakan kurangnya publikasi baik dalam bentuk leaflet, brosur, panel
interpretasi/informasi maupun hasil-hasil riset kegeologian baik tingkat nasional
maupun internasional khususnya di site-site lainnya, sehingga untuk
pengembangan ke depan, hal-hal tersebut harus menjadi prioritas
Hasil rata-rata nilai edukasi bernilai 2,66. Hal ini menunjukan potensi
geowisata yang baik di Kabupaten Lebak. Hal yang perlu diperbaiki dan
ditambahkan yaitu materi edukasi seperti papan informasi, leaflet ataupun buku
pegangan yang membahas pengetahuan aspek geologi bagi para pengunjung di
objek geosite/geowisata tersebut.
Nilai ekonomi mendapatkan nilai rata-rata 1,09. Hal ini dikarenakan belum
meratanya produk lokal dan fasilitas wisata di Kabupaten Lebak khususnya di
kawasan Geopark. Akses yang sulit serta minimnya amenitas di lokasi objek pun
menjadi faktor lain yang mempengaruhi hasil tersebut.
Nilai konservasi memiliki nilai rata-rata 2,31. Hal ini dikarenakan ada
sebagian site yang telah tertambang dan belum adanya aturan yang mengatur
kawasan konservasi. Perlunya aturan yang jelas mengenai kawasan tambang dan
kawasan konservasi sehingga site-site yang hendak dijadikan geosite memiliki
dasar hukum yang jelas untuk dilindungi.
5.2 PENILAIAN MENGGUNAKAN METODE PUSAT SURVEI GEOLOGI (2017)
Metode penilaian ini dilakukan berdasarkan empat aspek penilaian yaitu aspek
nilai saintifik, nilai edukasi, nilai pariwisata dan nilai potensi degradasi. Setiap
poin penilaian memiliki nilai yang dikonversi menjadi presentase yang
dijumlahkan untuk mengklasifikasi geosite secara saintifik.
Parameter penilian yang digunakan adalah sebagai berikut:
1. Nilai Sains, meliputi kriteria:
a. Lokasi mewakili kerangka geologi (30%)
b. Lokasi kunci penelitian (20%)
c. Pemahaman keilmuan (5%)
d. Kondisi situs geologi terkini (15%)
e. Keragaman geologi (5%)
f. Keberadaan situs warisan geologi (15%)
104