Page 130 - KAJIAN WARISAN GEOLOGI KABUPATEN LEBAK - 2019
P. 130
Keragaman geologi menurut Gray (2004) didefinisikan sebagai rentang
keragaman dari aspek (keistimewaan dan tampilan) dari geologi (batuan, mineral
dan fosil); geomorfologi (bentang alam dan proses fisik); dan pembentukan
tanah; yang meliputi kumpulannya, hubungan, sifat atau karakter yang dimiliki,
interpretasi dan sistim dari fitur-fitur tersebut. Sehingga secara
sederhana keragaman geologi adalah mencakup semua material, struktur dan
proses yang menyusun dan membentuk bumi. Material yang dimaksud meliputi
mineral, batuan, fosil, tanah dan air; sedangkan struktur antara lain berupa
perlipatan, sesar; dan bentang alam; serta hubungan antar unit batuan.
Sedangkan proses meliputi aktivitas tektonik, sedimentasi, pembentukan
tanah (pelapukan), aktivitas gunungapi, dan lain-lain.
Geosite yang ada di kawasan Kabupaten Lebak dapat dikategorikan menjadi
beberapa keragaman geologi seperti jenis batuan, fosil, morfologi, pantai dan
kepulauan.
Selain itu, geosite ini dapat di nilai berdasarkan keunikan yang ada di geosite
tersebut. Penilaian ini mengacu pada Pusat Survei Geologi (2017) yang menilai
keragaman geologi berdasarkan:
1. Klasifikasi Keragaman Geologi
2. Penilaian Keragaman Geologi
3. Pemaknaan Keragaman Geologi
4. Klasterisasi Keragaman Geologi
Tabel 5.9 Penilaian Keragaman Geologi
Klasifikasi Penilaian Pemaknaan Klasterisasi
Keragaman Keragaman Keragaman Keragaman Keragaman Warisan
Geologi Geologi
Geologi Geologi Geologi Geologi
BLACK OPAL
(BATU Tinggi Menengah Imliah - lokal
KALIMAYA)
AIR PANAS TIRTA Tinggi Menengah Ilmiah, - lokal
LEBAK BUANA Rekreasi
Ilmiah, bentangalam
GUA KARANG Tinggi Menengah estitika, khusus lokal
rekreasi
Ilmiah,
ARUNG JERAM S
CIBERANG Tinggi Menengah estitika, - lokal
rekreasi
Ilmiah,
CURUG TOMO Tinggi Menengah estitika, bentangalam lokal
khusus
rekreasi
Ilmiah,
GUA bentangalam
SANGHIYANG Tinggi Menengah estitika, khusus lokal
rekreasi
112