Page 80 - Laporan Akhir- Kajian Keterkaitan Geo Bio Budaya
P. 80

monyet ekor-panjang (Macaca fascicularis), dan tupai kekes (Tupaia javanica).  3).
                    Tercatat  5  jenis  mamalia  terdaftar  ke  dalam  CITES  Appendix  III  :  Garangan
                    (Herpestes  javanicus),  sero  (Amblonyx  cinerea),  musang  luwak  (Paradoxurus
                    hermaproditus),  kijang  muncak  (Muntiacus  muntjak),  dan  musang  pandan
                    (Viverricula indica).
                    Hasil wawancara terdapat jenis mamalia yang terdaftar kedalam status konservasi
                    IUCN (International Union for Conservation of Nature), antara lain : 1). Tercatat 2 jenis
                    mamalia masuk kedalam kategori Critically Endangered (CR)/terancam kritis, yaitu
                    jenis Trenggiling (Manis javanica), dan kukang (Nycticebus javanicus). 2). Tercatat 3
                    jenis  mamalia  masuk  kedalam  kategori  Endangered  (EN)  yaitu  :  surili  (Presbytis
                    comata),  Owa  jawa  (Hylobates  moloch),  dan  macan  tutul  jawa  (Panthera  pardus
                    melas). 3). Tercatat 3 jenis mamalia masuk kedalam kategori  Vulnerable (VU) yaitu
                    jenis  sero  (Amblonyx  cinerea),  lutung  (Trachypithecus  auratus),  dan  monyet  ekor-
                    panjang (Macaca fascicularis).
                    Hasil wawancara tercatat 5 jenis mamalia endemik pulau jawa antara lain : surili
                    (Presbytis  comata),  macan  tutul  jawa  (Panthera  pardus  melas),  lutung
                    (Trachypithecus  auratus),  Owa  jawa  (Hylobates  moloch),  dan  kukang  (Nycticebus
                    javanicus).  Ke-5  jenis  mamalia  tersbut  keberadaannya  harus  dijaga  karena
                    persebarannya terbatas, dan merupakan fauna identitas suatu wilayah.

                    C. Herpetofauna

                    Hasil  wawancara  herpetofauna  di  Hutan  Tutupan  Kasepuhan  Bongkok,  Reptil
                    antara lain : ular sanca bodo (Python bivittatus), sanca manuk (python reticulatus),
                    ular  pucuk  (Ahaetulla  prasina),  ulang  weling  (Bungarus  candidus),  ular  gibuk
                    (Calloselasma  rhodostoma),  ular  kadut  (Acrochordus  sp.),  ular  sapi  (Coelognathus
                    radiates) dan biyawak (Varanus salvator). Amphibia antara lain: Bangkong buduk
                    (Bufo  melanostictus),  bancet  hejo  (Occidozyga  lima),  kodok  sawah  (Fejervarya
                    cancrivora), dan bancet tegalan (Fejervarya limnocharis).
                    Berdasarkan  hasil  wawancara  tercatat  2  jenis  reptil  terdaftar  kedalam  CITES
                    Appendix  III,  yaitu  ular  sanca  bodo    (Python  bivittatus),  sanca  manuk  (python
                    reticulatus), dan 1 diantaranya terdaftar kedalam Red list IUCN Kategori Vulnerable
                    (VU) yaitu ular sanca bodo (Python bivittatus).


                    Curug Cipicung

                    Curug  Cipicung  berada  di  Kasepuhan  Bongkok  Desa  Sukaresmi,  Kecamatan
                    Sobang, Kabupaten Lebak Banten. Curug Cipicung memiliki keindahan tersendiri
                    serta memiliki flora dan fauna yang cukup menarik untuk di amati.

                    1. Flora

                    Hasil penelitian inventarisasi flora di sekitar Curug Cipicung tercatat ada 44 jenis
                    flora,  dari  44  jenis  flora  tercatat  jenis  flora  khas  riparian  curug  seperti  picung
                    (Pangium edule), Terep (Artocarpus elasticus), Loa (Ficus racemosa), Kondang (Ficus
                    variegata), Jukut palias (Pogonatherum crinitum), dan lengsir (PometiAa coreaceae).




                                                             72
   75   76   77   78   79   80   81   82   83   84   85